Language

Peringati Gerakan Migrasi Aman dari Desa, SPPI Imbau Perlindungan Pekerja Migran Dilakukan Menyeluruh

RUTENG, NTT – 4 NOVEMBER 2026 — Stella Maris Batam bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai menggelar Seminar Gerakan Migrasi Aman di Ruteng, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mengangkat tema “Perlindungan Pekerja Migran Dimulai dari Desa”, forum ini menjadi ruang kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, Gereja, kepolisian, dan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), serta mendorong migrasi yang aman dan prosedural.

Kegiatan ini didasari pada prinsip mendasar bahwa setiap orang berhak bekerja dan bermigrasi dengan aman, bermartabat, serta mendapatkan perlindungan atas hak-haknya. Migrasi aman bukan sekadar pilihan, melainkan hak yang harus dilindungi.

Hadir sebagai salah satu narasumber, Ketua Umum Serikat Pekerja Perikanan Indonesia (SPPI), Ilyas Panggestu, menyampaikan harapan besar sekaligus imbauan tegas kepada seluruh pemangku kepentingan agar sistem perlindungan migran diterapkan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

“Perlindungan terhadap migran harus dilakukan bukan hanya saat sedang bekerja, tapi sejak sebelum mereka berangkat, sedang bekerja, hingga mereka kembali ke tanah air. Sehingga semua pihak harus terlibat, termasuk desa. Kepedulian terhadap warga desa yang menjadi pekerja migran akan menjadi salah satu faktor keamanan bagi seorang pekerja migran,” ujar Ilyas Panggestu.

Melalui himbauan tersebut, SPPI berharap agar pemerintah tingkat akar rumput dan masyarakat desa dapat bergerak aktif melakukan pendataan serta pengawasan awal. Langkah ini krusial untuk memastikan setiap warga desa yang hendak bekerja ke luar negeri menempuh jalur legal, terlindungi dari risiko TPPO, serta terjamin hak-haknya hingga kembali ke Indonesia. (Agp)

Facebook
X
LinkedIn
Threads